Sabtu, 04 Juli 2009

FOREX MANIAK

Saya adalah karyawan di sebuah perusahaan swasta, Setelah berkeluarga rasanya penghasilan yang diandalkan berupa gaji setiap bulannya sangatlah tidak mencukupi. Setiap hari terus berfikir bagaimana caranya menambah pendapatan untuk mencukupi nafkah keluarga. Ada beberapa usaha sudah dilalui, mulai dari jualan eceran yang hasilnya recehan sampai ikutan inves disana sini yang akhirnya jebol juga dompetku. Inves-nya dibawa lari orang, padahal sudah mencapai ratusan dollar.
Suatu saat tidak disengaja membuka tag di google dengan kata kunci pencarian investasi, dan akhirnya ada kata baru yang diperoleh yaitu " FOREX". Apa itu forex?, Aku coba menggali dan belajar, rasanya ada sedikit kecocokan dengan gaya usaha yang diidamkan. Saat pertama mencoba, langsung kalah, coba lagi, ada diberi menang sebentar dan kalah lagi. Sampai 1 tahun mencoba sampai kurang tidur semalaman sepanjang bulan hanya untuk menunggu profit tapi apa boleh dikata.. dan karena kalah terus ya... berhenti deh. Satu tahun kemudian mencoba lagi dan tentunya sudah sedikit dibekali dengan sedikit pengetahuan, dan hasilnya masih kalah. Duit di dompet bank sudah hampir kosong, rasa penasaran terus menghantui dan aku beranikan diri untuk mencobanya lagi dan tentunya setelah belajar lagi selama 1 tahun, jadi genap 3 tahun, aku telah terjun di forex trading ini, yang akhirnya aku menemukan gaya trading yang paling cocok dengan jiwa ku ini.
Pertama mencoba gaya trading-ku itu sangat mencengangkan, dan membuat aku semakin bersemangat untuk terus jalan dengan strategi ku tersebut. Dan dalam rekap satu bulan pertama rupanya profit-ku mencapai 300% dengan modal awal $40 menjadi $120. Bulan kedua hampir 200% atau dari $120 menjadi $210.
Strategi ini membukakan mata hati yang selama ini tertutup oleh emosi, Saya mau membagi pengalaman strategi ini dengan Anda, khusus orang Indonesai tercinta. Silahkan e-mail ke
agussudiawan@gmail.com

Catatan untuk strategi ini memang tidak sepenuhnya gratis, mengingat hal tersebut hasil pemikiran yang cukup dalam selama ini, walaupun itu hanya merupakan strategi yang sederhana.

0 komentar:

Google Books